Sabtu, 30 Desember 2023

Jiwa yang seukuran atom-seper sepuluh ribu ujung rambu

 


Jiwa yang berukuran sekecil atom dan dapat dirasakan dengan kecerdasan yang memadai. Jiwa yang sekecil atom ini melayang di lima jenis udara (prāṇa, apāna, vyāna, samāna, dan udāna), terletak di dalam hati, dan menyebarkan pengaruhnya ke seluruh tubuh makhluk hidup yang membadan.
Ketika jiwa disucikan dari pencemaran lima jenis udara material, pengaruh spiritualnya akan terlihat.”
Pengaruh jiwa-atom ini menyebar ke seluruh tubuh. Menurut Muṇḍaka Upaniṣad, jiwa atom ini terletak di jantung setiap makhluk hidup, dan karena metode pengukuran jiwa atom berada di luar kemampuan para ilmuwan material, terkadang beberapa di antara mereka dengan lancangnya menyatakan bahwa jiwa tidak ada. Jiwa atom yang individual pasti ada di dalam hati bersama dengan Roh Yang Utama, dan dengan demikian semua energi gerak tubuh memancar dari bagian tubuh ini.
Sel-sel yang membawa oksigen dari paru-paru terkumpulnya seluruh energi dari jiwa. Ketika jiwa pergi dari posisi ini, aktivitas darah, yang menghasilkan fusi, terhenti.
Ilmu kedokteran menerima pentingnya sel darah merah, namun tidak dapat memastikan bahwa sumber energinya adalah roh atau jiwa. Namun ilmu kedokteran mengakui bahwa jantung adalah pusat seluruh energi tubuh.
Partikel atom dari keseluruhan roh diumpamakan dengan molekul sinar matahari. Di bawah sinar matahari, terdapat molekul-molekul bercahaya yang tak terhitung jumlahnya. Demikian pula, bagian-bagian percikan Tuhan dari Yang Maha Esa adalah layaknya percikan sinar Tuhan Yang Maha Esa yang berbentuk atom-atom, yang disebut dengan nama prabhā, atau energi unggul. Jadi, entah seseorang mengikuti pengetahuan Veda atau ilmu pengetahuan modern, ia tidak dapat menyangkal keberadaan sang roh di dalam tubuh, dan ilmu tentang jiwa dijelaskan secara eksplisit dalam Bhagavad-gītā oleh Personalitas Tuhan Yang Maha Esa Sendiri.


Upacara atma pratista (warak kruron, ngelangkir)

 


Upacara atma pratista (warak kruron, ngelangkir) tinggal beberapa hari lagi, pendaftaran di tutup tgl 2 januari 2024
Hari/Tgl : Sabtu 6 Januari 2024
Tempat : Pantai Padang galak kesiman Denpasar Timur
Pukul : 16.00 wita
Persyaratan
Mundut Tirta kemulan
Membawa sarana persembahyangan (bunga,dupa,kwangen)
Konsultasi dan pendaftaran hub :
wa
081238399881
Alamat ;
Jln Siulan gg katalia br laplap tengah penatih dangin puri
Google mapp
Yayasan Banten Bali

INDIK TUMPEK LANDEP

 


'Sumber sastranya Lontar Sunarigama"
Kunang maring wara landep, saniscara kliwon wuku landep, payogan Sira Hyang Siwa sane meraga Sang Hyang Pasupati.
Upakara sane katur : tumpeng putih kuning, iwak sata putih, serupania wenang, pinanggang, me ebat, sate, calon, wenang, yang penting bahannya dari ayam putih, muah gerang terasi bang, sedah = daun daunan woh = buah buahan, jangkepin, unggahang maring sanggah muang merajan. Kunang ring sang Hyang Pasupati, sesayut pasupati, daksina, peras ajuman tadah pawitra, canang wangi, pengreresik.
Astawa akne ring sarwa Dewa lelandepan ,(runcing / tajam)= pang side jaya kawigunan nyane, kalinganiya ikang wang apan pasupati landepin idep, lepas akne sarwa mantra wisesa uncarakne ring busananing paperangan minta kasidian ring Ida Sang Hyang pasupati.
Semua upakara sane katur maring sang hyang pasupati itu tujuannya pang sida jaya maring payudan lawan kita adalah sejeroning sejeroning Aji Danurdara = Kewikanan mempergunakan senjata panah = manah mangde pinter nganggen wiweka nganggen rasa
Kalangane ikan wang apasupati landepin idep = artinya kita sebagai manusia disamping atur ring Ida sang hyang pasupati seyogyanya kita ngastawayang nunas mangde tajam pepineh iragane(pikiran-wiweka) yg bijaksana
Busana = Penganggo = fasilitas perabotan diantaranya panah = manah – kahyun kenehe ane bakal nulungin iraga ( pikiran yg positif mengangkat derajat kita), jele kelawan melah, sane cen pantes tuwuting mangda preside dados manusia = manuting sesana, sampunang dados Jatma = manusia sane akrab dengan kegelapan.
Pasu = beburon, pati = mati artinya membunuh sifat sane ten becik ( beburon ) sane wenten maring ragante twi kalau sipat beburon itu yang sudah kita jauhkan
Tatacara = upakara aturang ring mrajan, yan ring mobil, sarwa senjata kanggeang canang ajuman anggen pesaksi atanding utawi sorohan alit asiki kanggeang.
Nunas pemarayas cita ( pengreresik ) lanturang pemerascita, ayaban banten sami, kaping untat nunas tirta masupati anggen ngetisin umat, serta sarwa perabotan.
Ampurayang Niki jaringanya Ten Becik, Mpu ada Maring Nusapenida


BUKU ATMA PRASANGSA

 


Om Swastyastu
Buku ini berisi tentang bagaimana perjalanan atma setelah kematian, salah satu perjalanan setelah kehidupan di dunia ini.
Dengan mempelajari buku ini, kita bisa mempersiapkan sejak dini, apa sih yang perlu kita persiapkan.
Semoga membantu
Om shanti, shanti, shanti om

SANG HYANG PASUPATI ~ Pengembala untuk Menuntun PULANG ke KANDANG

 


Sang Hyang PASUPATI adalah Tuhan sebagai penguasa kaum binatang, dimana Pasu artinya Mahluk hidup, Pati artinya penguasa. Manusia juga adalah golongan hewan yg bisa berwawancara dan suaranya dapat dimengerti.
PASUPATI artinya Tuhan sebagai penggembala binatang. Tuhan yg mengembalakan binatang peliharaannya di dunia. Semua mahluk hidup didunia sangat tergantung dari Tuhan, Dia sebagai penggembala agar mahluk hidup khususnya manusia agar setelah digembalakan di Padang rumput yg luas agar bisa kembali pulang ke kandangnya. Hanya dg pemberian bantuan si penggembala lah hewan ternaknya bisa pulang kandang pada waktunya dan keesokan harinya dibukakan lagi kandang hewannya dan kembali dibawa oleh penggembala ke Padang rumput yg luas.
Pengembalalah yg tahu kapan pintu kandang di buka sehingga hewan hewan peliharaan bisa keluar ke Padang rumput untuk makan dan kapan waktunya untuk kembali ke kandang untuk beristirahat.
Dapat dikatakan bahwa Tuhan itu adalah pintu tempat keluar masuknya manusia atau mahluk hidup di dunia. Sesuai dg ketetapanNya ibarat pintu, Dia yg membukakan dan menutup pintu agar manusia sebagai hewan peliharaanNya masuk dan keluar pintu kandang sesuai dg AturanNya. Jika manusia atau mahluk hidup tidak ikut dalam aturan si penggembala, maka ia akan tersesat, terpisah dg kelompoknya sehingga tidak bisa pulang ke kandang.
Dalam proses PASUPATI di Bali itu merupakan ritual untuk mengikat Tuhan pada suatu benda. Dimana Pasu artinya tali, dan Pati artinya Tuhan. Dalam hal ini fungsi dari tali adalah sebagai alat mengikat. Sehingga benda itu menjadi sakral dan memilki energi kesucian yg memberikan fibrasi kepada umat sebagai pengayom, pelindung, pemelihara. Jadi, setelah PASUPATI dilakukan di ikat dalam suatu benda sama fungsinya sebagai penuntun umat sebagai penggembala manusia.
Meletakkan Sang Hyang PASUPATI didalam diri adalah bertujuan untuk menuntun manusia untuk mencapai kemakmuran dan pelepasan. Dimana manusia pada hakekatnya adalah sejenis binatang yg bisa berwawancara dan suaranya di mengerti, maka perlu seorang penggembala agar hidupnya mendapatkan tuntunan di dunia ini. PASUPATI memilki aturan terhadap kelompok hewan (manusia), jika kita tidak mengikuti aturanNya, kita akan berpisah dg kelompok kita di dunia (padang rumput) sehingga menjadi tersesat tidak bisa pulang kandang atau moksa.
Dia yg sudah bertemu dg PASUPATI didalam diri, dialah menjadi gembala untuk menuntun hewan di Padang rumput untuk pulang ke kandang.


Jumat, 29 Desember 2023

BUKU PRAWESA CIRI KEHIDUPAN

 



Om Swastyastu
Buku ini berisi tentang beberapa ciri ciri dalam kehidupan, seperti halnya adanya serangga lebah (tawon) di bangunan, Adanya ulat lulut, adanya pohon pisang berbuah di pangkal pohonnya, binatang tokek, kemasukan ular, pentingnya penyelusuran kawitan, petunjuk suara cecak, mengenai akibat sumpah dll. Semoga membantu
Om shanti, shanti, shanti om
Tebal : 80 Halaman
Karya : Ida Bagus Sudarsana


MEKAYUNAN TANGKIL

 


OM SWASTIASTU, SEMETON FB SARENG SAMI, SANE MEKAYUNAN TANGKIL JAGI :
✔Matur Sembah Bhakti Pinaka Cihna Bhakti Iraga Majeng Ida Sesuhunan lan Mangda Polih taler Ngelungsur Penglukatan Ida.
✔Jagi Nunas Bawos.
✔Sampun Suwe Sungkan Ten Kenak2 lan Jagi Nunas Tamba.
✔Nunas Pemargi Suluh Tuntunan Niskala.
✔Akeh Pikobet Kebrebehan Skala lan Tan Putus-Putus.
✔Sering Kerawuhan/Kerangsukan/Kesurupan tapi Masih Belum Tahu Pasti Knp Bisa Terjadi Hal Spt Itu?
✔Sdh Lama Ngiringang Niskala tapi Masih Belum Tahu Pasti Duwe-Duwe dan Duwe Pamucuk yg di iring (Masih Bebingungan).
✔Sering Mimpi Aneh,Mimpi Tangkil Sembahyang,Melukat,Mesiat/Tempur,Mimpi Ketemu Tapakan Ida Bhetara,Barong,Rangda,Ketemu dg Para Dewa/Orang2 Suci Lingsir yg Berbusana Putih2 dll...
✔Susah Ketemu Jodoh.
✔Sudah Cukup Lama Menikah Tapi Masih Belum Bisa Hamil/Belum juga Dikaruniai Anak padahal di Medis Semuanya terindikasi Normal dan tak Ada Masalah.
✔Sering Bernasib Apes/Sial,Selalu Gagal Pas Sudah Mau Puncak2nya/Rezeki terasa Tertutup.
✔Segala Usaha Bisnis yg Dilakoni Selalu Merugi dan Bangkrut/Tak Mesari Gali Lubang Tutup Lubang.
✔Mecaru,Melaspas,Piodalan,Parisudha Karang/Nyupat Karang Panes/Karang Tenget dll..
✔Merasa Tdk Nyaman Tinggal di Rumah Sendiri,Terasa Sepi,Takut,Seram dan Spt Berada di Kuburan.
✔Keluwarga Tdk Harmonis dan Sering Cekcok Keras Padahal Penyebabnya Hanya Masalah Sepele Saja.
✔Punya Paice/Benda Sakral Tetamian Leluhur Baik itu Berupa Keris,Batu,Cincin,Kayu dll...atau Di Kasih Sama Orang ataupun Dapat Nemu,Tp Msh Blm Tahu Apa Namanya,Apa Manfaatnya,Bagaimana Cara Merawatnya,cara memakainya Krn ini pastinya akan bisa Berakibat Buruk pd Kita,Saudara dan Keluarga.
✔Ingin Pasupati Cincin Gelang Kalung utk Tujuan Positif Kebaikan Spt Utk Sengker Diri,Menambah Kharisma dan Wibawa,Menambah Aura Fibrasi Positif,Membuka Taksu,Menarik rezeki dll..
✔Tempat Usaha Spt Toko,Warung,Kantor,Bengkel dll...Terasa Aneh krn Mendadak Sepi Tdk Spt Biasanya.
✔Terus Mengalami Keguguran/Kawin Cerai.
✔Penebusan Melik,Penglukatan Pengeruwatan Sapuh Baya Urip, Penebusan Lara Panumadian,Penglukatan & Pengruwatan Wayang Sapuh Leger, Penglukatan lan Pengruwatan Saraswati, Penglukatan lan Pengruwatan Taksu Jiwa, Penglukatan lan Pengruwatan Semara Ratih, Penglukatan Bungkak Gading dll...
✔Sering kali Melihat Penampakan2 Gaib dan Mendengar Suara2 Aneh.
✔Bebingungan Ring Skala lan Ring Pemargi Niskala.
✔️Dan keluhan-,keluhan hidup lainnya...
Durusang ngih Tangkil Majeng Linggih *Ida Ratu Sesuhunan Bhetare - Bhetari Sakti Kabeh Sami*...
Dumogi melantaran Sih Pemargin Ida Sesuhwunan Sami,Samian Damuh Ida sane polih tangkil ngelungsur pemargin Ida Sida manggihin pemargi Becik Kenak Kadi Jati Mula tur Sida manggihin Rahayu skala niskala ring Kahuripan Jagat ke Ajeng niki.
Point utamanya adalah Yakin,Ikhlas,Semangat,Sabar,Pageh lan marggiang kemanten napi suluh titi pemargi,suluh tuntunan sane sampun tedun kepaica saking Ida Sesuhwunan melantaran pemargi Tapakan Ida santukan nike Bhisama sane Dahat Pingit Mautama tan Sida Ketawur antuk Jinah.
WA : 087851318269 (Jero Taman)